Woo Su-bin, seorang sutradara pendatang baru, memenangkan penghargaan di sebuah festival film internasional. Dalam pidato penerimaannya, ia mengucapkan terima kasih kepada cinta pertamanya karena telah memberinya sebuah impian. Setelah festival tersebut, ia mengunjungi Korea untuk menemui cinta pertamanya, Joo Yi-jae, yang dulu ingin menjadi sutradara namun kini bekerja sebagai reporter. Dalam percakapan mereka, Su-bin mengusulkan agar mereka membuat film bersama. Namun, Yi-jae dengan tegas menolak tawaran tersebut, sambil mengungkapkan luka batin yang dalam yang ditinggalkannya padanya.




